Polri Pastikan Tak Ada Unsur Pidana dari Kasus Penggerudukan Kantor Radar Bogor

Diposting pada

Polri Pastikan Tak Ada Unsur Pidana dari Kasus Penggerudukan Kantor Radar Bogor



Selain itu, Setyo juga mengatakan adanya rencana dalam waktu dekat untuk mengadakan pertemuan lanjutan dengan wartawan dan asosiasi perkumpulan wartawan.

Seperti ini [Video] Massa PDIP Marah di Kantor Radar Bogor, Staf Dipukul

“Beberapa waktu lalu antara keduanya juga sudah melakukan pertemuan. Mereka menyelesaikan secara kekeluargaan,” ungkap jenderal bintang dua itu.

“Mungkin dalam waktu dekat ada pertemuan lagi dari asosiasi wartawan dan lainnya akan ketemu. Jadi clear,” tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah kader PDI Perjuangan menggeruduk kantor Radar Bogor pada Rabu (30/5) sore.



Mereka memprotes pemberitaan koran Radar Bogor berjudul ‘Ongkang Ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta’ tentang gaji Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) dimana Megawati Soekarnoputri menjadi sampul depan judul berita tersebut.Saat itu, mediasi berlangsung antara kedua belah pihak dan menyepakati beberapa hal. Pihak Radar bersedia mengoreksi berita dan menerbitkan permintaan kader PDI Perjuangan.

Pada Jumat (1/6) lalu, sejumlah kader dan simpatisan PDI Perjuangan kembali mendatangi kantor Radar Bogor untuk memprotes masalah yang sama.[www.tribunislam.com]




Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjutak, turut berkomentar terkait pernyataan kepolisian terkait penggeredukan kantor Radar Bogor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Hal tersebut diungkapkan melalui akun Twitter @Dahnilanzar pada Senin (4/6/2018).

Diketahui sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan tak ada unsur pidana dalam penggerudukan kantor Radar Bogor oleh kader PDI Perjuangan pada Rabu (30/5) dan Jumat (1/6/2018).

Pernyataan Setyo merujuk pada informasi yang diterimanya dari Kapolres Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.



“Info terakhir menurut Kapolres Bogor tidak ada masalah pidana,” ujar Setyo, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (3/6/2018).Ia mengungkap bahwa dari kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Selain itu, Setyo juga mengatakan adanya rencana dalam waktu dekat untuk mengadakan pertemuan lanjutan dengan wartawan dan asosiasi perkumpulan wartawan.

Menanggapi hal tersebut Dahnil pun turut berkomentar. Menurutnya dengan adanya pernyataan tersebut nalar sehat sedang dihinakan.



Dahnil juga menyebut bahwa ketidakadilan sedang dipertontonkan.“Polri: Tak Ada Unsur Pidana pada Penggerudukan Radar Bogor. Dengan Vulgar nalar sehat kita diperhinakan. Extravaganza Ketidakadilan dipertontonkan.” [www.tribunislam.com]

Sumber : b-islam24h.com, tribunnews.com


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News
republished by Yes Muslim –  Portal Muslim Terupdate ! 










Sumber : Yes Muslim